detektifspionase.com
Jumat, 03 April 2026

LSM Petisi Sakti Desak Kejari Tuntaskan Kasus Korupsi Damkar Sungai Penuh, Ancam Aksi Lebih Besar

Detektif Spionase | 03 April 2026 - 12:05 WIB
LSM Petisi Sakti Desak Kejari Tuntaskan Kasus Korupsi Damkar Sungai Penuh, Ancam Aksi Lebih Besar

Sungai Penuh, detektifspionase.com _ Gelombang tekanan publik terhadap penanganan kasus dugaan korupsi anggaran operasional Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Sungai Penuh kian memanas. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Petisi Sakti turun langsung menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Kamis (2/4/2026), dengan nada keras dan penuh ultimatum.

Dalam aksi tersebut, LSM Petisi Sakti secara tegas mendesak Kejaksaan Negeri Sungai Penuh agar tidak lagi “bermain-main” dengan penanganan kasus yang diduga kuat merugikan keuangan daerah untuk tahun anggaran 2022 hingga 2024.

Dalam orasinya, massa menyuarakan tuntutan lantang:

  • Mendesak segera penetapan tersangka dalam kasus korupsi Damkar.
  • Menilai secara administratif unsur penetapan tersangka telah terpenuhi.
  • Menuding adanya dugaan perlambatan proses yang sarat kepentingan.
  • Menuntut transparansi dan kejelasan status penanganan perkara kepada publik.
  • Bahkan secara terbuka menyatakan ketidakpercayaan terhadap kinerja Kejari Sungai Penuh.

Tak hanya itu, LSM Petisi Sakti juga melontarkan ultimatum keras. Mereka menegaskan, jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dari pihak Kejaksaan, maka aksi yang lebih besar akan digelar.

“Jangan anggap remeh! Jika tidak ada perkembangan, kami akan turunkan massa lebih besar. Kami akan gaungkan kasus ini sampai ke tingkat Kejati, bahkan ke Kejagung,” tegas salah satu orator dengan nada tinggi.

Masyarakat Kota Sungai Penuh pun kini menaruh harapan besar agar aparat penegak hukum tidak terkesan lamban dan segera menuntaskan perkara yang telah lama menggantung tanpa kejelasan.

LSM Petisi Sakti memastikan, perjuangan mereka tidak akan berhenti sampai ada kepastian hukum. Mereka berkomitmen mengawal kasus ini hingga tuntas demi tegaknya keadilan, transparansi, dan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.


Fitur komentar sedang dalam pemeliharaan.