JAMBI detektifspionase.com – Komitmen KONI Provinsi Jambi dalam memajukan prestasi olahraga daerah terus ditunjukkan di bawah kepemimpinan AKBP Mat Sanusi. Terbaru, KONI Jambi bersama Dewan Penyantun menggelar pertemuan lanjutan dengan SKK Migas dan KKKS pada Rabu malam (6/5/2026) guna membahas dukungan pendanaan menuju Pekan Olahraga Nasional 2028.
Pertemuan tersebut menghasilkan sinyal positif bagi dunia olahraga Jambi. Ketua Dewan Penyantun KONI Provinsi Jambi, Sudirman, menyampaikan bahwa dukungan pendanaan untuk program pembinaan atlet berpeluang besar direalisasikan, khususnya bagi cabang olahraga yang diproyeksikan meraih medali pada PON 2028.
Menurutnya, skema dukungan yang dibahas akan difokuskan untuk program KONI pada tahun 2027 hingga 2028. Dalam waktu dekat, KONI Jambi bersama pihak terkait akan kembali mengadakan pertemuan guna menyusun program prioritas yang dapat didukung melalui kolaborasi tersebut.
Sudirman juga mengapresiasi langkah SKK Migas dan KKKS yang dinilai peduli terhadap kemajuan olahraga daerah. Ia berharap pola kerja sama ini nantinya dapat diikuti perusahaan lain di sektor perkebunan maupun pertambangan di Provinsi Jambi.
Sementara itu, Ketum KONI Jambi AKBP Mat Sanusi menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk mendongkrak prestasi olahraga Jambi. Ia mengingatkan, pada PON Aceh-Sumut sebelumnya, Jambi masih berada di peringkat 20 dari 38 provinsi.
Menurut Sanusi, kondisi efisiensi anggaran saat ini membuat banyak program olahraga menjadi terbatas, bahkan pelaksanaan Porprov tahun ini terpaksa tidak digelar karena keterbatasan kemampuan daerah dalam mengirim atlet.
Meski demikian, ia optimistis dukungan dari berbagai pihak akan menjadi energi baru bagi kebangkitan olahraga Jambi menuju target prestasi lebih tinggi di PON 2028.
Dukungan juga datang dari Ivan Wirata yang menilai langkah KONI Jambi sangat strategis. Ia menyebut target 22 medali emas di PON mendatang harus dibarengi dengan dukungan anggaran dan kolaborasi yang kuat.
Ivan berharap sinergi yang telah dibangun tidak berhenti di sektor migas saja, namun juga mampu menggerakkan perusahaan-perusahaan lain untuk ikut berkontribusi demi kemajuan olahraga Provinsi Jambi. ***