detektifspionase.com
Kamis, 23 April 2026 - 18:24 WIB

Duka Mendalam, PWI Pusat Serahkan Uang Duka untuk Keluarga Alm. Zulmansyah Sekedang

Detektif Spionase | 23 April 2026 - 07:14 WIB
Duka Mendalam, PWI Pusat Serahkan Uang Duka untuk Keluarga Alm. Zulmansyah Sekedang

PEKANBARU detektifspionase.com - Suasana duka masih menyelimuti keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) atas kepergian almarhum Zulmansyah Sekedang, Sekretaris Jenderal PWI Pusat yang dikenal berdedikasi tinggi dalam dunia jurnalistik Indonesia.

Sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan atas jasa-jasanya, pengurus PWI Pusat menyerahkan uang duka kepada pihak keluarga almarhum. Penyerahan tersebut dilakukan oleh Wakil Bendahara Umum PWI Pusat, Herlina, mewakili Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir.

Herlina didampingi oleh pengurus PWI Pusat Ardiansyah Tanjung, serta jajaran PWI Riau, yakni Ketua Raja Isyam Azwar dan Sekretaris M. Doni Putra. Prosesi berlangsung di rumah duka di Pekanbaru, pada malam ketiga kepergian almarhum, Senin (20/4/2026), dalam suasana haru.

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada putra semata wayang almarhum, Abbiyu. Dalam kesempatan itu, Herlina menyampaikan pesan duka dari Ketua Umum PWI Pusat.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Kepergian Zulmansyah Sekedang merupakan kehilangan besar bagi insan pers Indonesia. Beliau sosok yang penuh tanggung jawab dan telah memberikan kontribusi besar bagi PWI,” ujar Herlina.

Ia juga berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, seraya mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Pihak keluarga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian PWI Pusat. Mereka menilai solidaritas yang ditunjukkan menjadi bukti kuatnya ikatan dalam organisasi, bahkan hingga akhir hayat anggotanya.

Almarhum Zulmansyah Sekedang semasa hidup dikenal sebagai figur yang aktif, berdedikasi, serta memiliki komitmen kuat dalam memajukan dunia pers. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga seluruh insan pers di Indonesia.


Fitur komentar sedang dalam pemeliharaan.