JAMBI DETEKTIF SPIONASE – Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, menghadiri langsung gelaran Kapolda Fighter Match yang digelar di GOR Jambi, Sabtu (3/10/2026).
Kehadiran Mat Sanusi menjadi bentuk dukungan KONI Provinsi Jambi terhadap perkembangan olahraga sekaligus pembinaan atlet yang tidak hanya mengandalkan kemampuan fisik, tetapi juga membutuhkan mental kuat, disiplin dan sportivitas.
Kapolda Fighter Match berlangsung semarak dengan sejumlah pertandingan yang mempertemukan para fighter. Masing-masing peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya, sekaligus menguji teknik, keberanian dan mental dalam kompetisi.
Dalam sambutan Kapolda Jambi yang dibacakan Wakapolda Jambi, ditegaskan bahwa pertandingan bukan hanya tentang siapa yang lebih kuat atau menjadi pemenang. Lebih dari itu, olahraga harus menjadi ruang untuk membangun karakter, menjunjung sportivitas dan mempererat persaudaraan.
“Pertandingan boleh keras, tetapi persaudaraan tetap dijaga dan hati tetap dingin,” pesan Kapolda Jambi dalam sambutannya.
Pesan tersebut menjadi nilai penting dalam Kapolda Fighter Match. Setiap peserta diharapkan mampu memberikan kemampuan terbaik di arena, namun tetap menghormati lawan dan menjunjung tinggi aturan pertandingan.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Sekda Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, S.H., M.H., yang mewakili Gubernur Jambi, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, S.E., Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang, S.I.K., M.M., Dandim 0415/Jambi Kolonel Inf. Putra Negara, S.H., M.Han., Kadispora Provinsi Jambi Novriadi, A.P., M.Si., serta Ketua KONI Kota Jambi Antoni Karia Gumay. Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran Pejabat Utama Polda Jambi dan unsur Forkopimda Provinsi Jambi.
AKBP Mat Sanusi terlihat menyaksikan langsung jalannya pertandingan. Kehadirannya menegaskan komitmen KONI Provinsi Jambi dalam memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan yang dapat menjadi wadah pembinaan olahraga dan lahirnya atlet-atlet potensial daerah.
Kapolda Fighter Match diharapkan tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi mampu menjadi ruang untuk membentuk atlet yang tangguh, disiplin, sportif dan memiliki jiwa persaudaraan.
Sebab dalam olahraga, kemenangan bukan hanya tentang menjadi yang terbaik di arena, tetapi juga tentang bagaimana menjaga kehormatan, sportivitas dan rasa hormat kepada sesama. Dap