detektifspionase.com
Kamis, 30 Juli 2026 - 03:38 WIB

Muhammad Sidin Pimpin LAM Tabir, Pesan Adat Gaungkan Persaudaraan

Detektif Spionase | 29 Juli 2026 - 21:13 WIB
Muhammad Sidin Pimpin LAM Tabir, Pesan Adat Gaungkan Persaudaraan

MERANGIN detektifspionase.com — Muhammad Sidin resmi dikukuhkan sebagai Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kecamatan Tabir periode 2026–2031 oleh Ketua LAM Kabupaten Merangin, H. Azrai Husin, di Aula Kantor Camat Tabir, Rabu (29/7/2026).

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dan dihadiri Camat Tabir Syamsul, S.Pd., Kapolsek Tabir, Danramil Tabir, para lurah, kepala desa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan.

Muhammad Sidin memimpin kepengurusan baru didampingi M. Rais dan M. Ayub sebagai wakil ketua, Ismail HM sebagai sekretaris, Jubaidi, S.H.I. sebagai wakil sekretaris, Khosiah, S.Ag. sebagai bendahara, dan Rogayah, S.Pd. sebagai wakil bendahara. Kepengurusan juga diperkuat sejumlah bidang serta dewan pembina dan badan penasehat adat.

Dalam sambutannya, H. Azrai Husin mengucapkan terima kasih kepada pengurus sebelumnya dan mengingatkan bahwa kepengurusan baru memikul amanah besar untuk menjaga marwah adat Melayu.

«"Kepada pengurus yang lama kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya. Kini amanah itu berada di pundak pengurus yang baru. Jalankanlah tugas ini dengan sebaik-baiknya."»

Azrai menegaskan, lembaga adat harus menjadi perekat persaudaraan, bukan pemecah masyarakat.

«"Keris yang disisip di pinggang bukan untuk mencari musuh, melainkan untuk mencari teman dan sahabat. Duduk sama rendah, tegak sama tinggi. Adat hadir untuk menyatukan masyarakat dan menyelesaikan persoalan melalui musyawarah."»

Ia juga mengajak seluruh pengurus menjaga kekompakan serta mengedepankan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan.

Sementara itu, Camat Tabir Syamsul berharap LAM terus bersinergi dengan pemerintah kecamatan dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai adat Melayu.

«"Kami berharap marwah adat semakin ditonjolkan. LAM harus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga persatuan masyarakat."»

Syamsul juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam bertutur kata.

«"Jangan sampai ada bahasa dan perkataan yang sumbang di dalam lembaga adat. Pengurus LAM harus menjadi teladan dalam menjaga sopan santun, etika, dan musyawarah."»

Ketua LAM Kecamatan Tabir Muhammad Sidin mengajak seluruh pengurus menjaga kekompakan dan menjadikan LAM sebagai rumah besar masyarakat adat.

«"Mari kita jadikan LAM sebagai wadah yang menjaga persatuan, melestarikan adat Melayu, serta menjadi mitra pemerintah dalam membangun Kecamatan Tabir."»

Pada kesempatan yang sama, Kapolsek Tabir mengajak LAM memperkuat sinergi dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

«"LAM dapat diibaratkan sebagai polisi adat yang mengedepankan kearifan lokal dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan. Sinergi ini harus terus diperkuat demi terciptanya keamanan dan keharmonisan masyarakat."»

Pengukuhan ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat peran LAM Kecamatan Tabir sebagai penjaga marwah adat Melayu, pelestari budaya, perekat persatuan, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam pembangunan berbasis nilai-nilai adat. (Asmadi) 


Fitur komentar sedang dalam pemeliharaan.